Pendidikan inklusif untuk anak tunarungu menghadapi berbagai tantangan dalam proses komunikasi dan pembelajaran. Salah satu solusi potensial adalah penggunaan gambar seri sebagai media literasi visual yang dapat membantu menjembatani hambatan komunikasi dan memperkuat kapasitas literasi anak tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis dan holistik peran gambar seri sebagai media literasi visual yang mampu menjembatani hambatan komunikasi serta memperkuat kapasitas literasi anak tunarungu di sekolah khusus di Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Penelitian dilaksanakan di tiga sekolah khusus bagi anak tunarungu di Kalimantan Tengah selama 2 bulan dari Maret-April 2025, dengan melibatkan 3 siswa tunarungu sebagai sampel utama. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, observasi kelas, dan analisis dokumen pembelajaran yang menggunakan gambar seri. Sumber data sekunder diperoleh dari kajian literatur terkait pendidikan inklusif dan penggunaan media visual dalam pendidikan anak tunarungu. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik untuk menggali pola dan temuan utama yang berkaitan dengan efektivitas gambar seri dalam meningkatkan literasi anak tunarungu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambar seri berfungsi efektif dalam mengurangi hambatan komunikasi dan meningkatkan pemahaman materi ajar, serta berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan literasi visual anak tunarungu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan gambar seri sebagai media literasi visual memberikan dampak positif dalam meningkatkan interaksi dan pemahaman materi pelajaran anak tunarungu di sekolah inklusif. Implikasi dalam penelitian ini sangat signifikan dalam memperkuat pendekatan pembelajaran inklusif di sekolah-sekolah yang melayani anak-anak tunarungu.
Copyrights © 2025