Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif dan berpusat pada siswa, namun banyak guru masih mengalami kebingungan dalam memahami dan menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi secara tepat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep, implementasi, tantangan, dan peluang pembelajaran berdiferensiasi melalui metode penelitian kualitatif library research. Data yang digunakan pada penelitian ini bersumber dari Google Scholar dan Scopus dengan rentang waktu 2020-2025. Data dikumpulkan menggunakan 2 kata kunci, yaitu pembelajaran berdiferensiasi dan kurikulum merdeka. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi yang bertujuan untuk memastikan data yang diperoleh sesuai dengan topik yang diteliti. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu mengakomodasi keberagaman peserta didik melalui layanan belajar yang lebih personal, namun pelaksanaannya terkendala oleh keterbatasan kompetensi guru, waktu, dan sumber daya. Temuan ini berdampak pada perlunya kebijakan penguatan pelatihan guru serta pengembangan evaluasi dan media belajar yang fleksibel. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan teori diferensiasi pembelajaran dalam konteks kurikulum nasional, dan merekomendasikan studi lanjutan berbasis lapangan untuk menguji efektivitas strategi ini dalam praktik pendidikan di berbagai jenjang dan konteks sekolah.
Copyrights © 2025