Pembelajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) diberikan kepada Warga Negara Asing (WNA) yang belajar di SMP XYZ dengan menggunakan izin belajar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Seperti yang tertuang pada Permendikbud No. 31 Tahun 2014, siswa didik WNA wajib diajarkan Bahasa Indonesia dan Budaya Indonesia (Indonesian Studies). SMP XZY adalah sekolah SPK di mana ada siswa WNA yang berhak diajarkan Indonesian Studies. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembelajaran BIPA di jenjang SMP XYZ dengan menggunakan model penelitian CIPP (Context, Input, Process, Product). Analisis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi evaluasi. Responden penelitian ini adalah guru BIPA, siswa WNA SMP XYZ, alumni, dan orang tua siswa. Instrumen yang digunakan menggunakan instrumen non test yang berbentuk kuesioner terbuka, kuesioner ini diberikan kepada seluruh sampel melalui google form. Deskripsi kualitatif akan dilakukan dengan cara mengumpulkan, mengklasifikasi, mengintepretasi, dan menyimpulkan. Dari penelitian ditemukan bahwa adanya kesesuian pelaksanaan dengan pedoman dan rekomendasi perbaikan yang bermanfaat untuk pengembangan program pembelajaran BIPA.
Copyrights © 2025