Idiom merupakan satu kesatuan kalimat atau sekelompok kata yang memiliki makna menyimpang atau tidak sesuai dengan makna leksikal dan gramatikal yang telah membentuknya, serta biasanya digunakan dalam percakapan oleh sekelompok masyarakat tertentu. Dengan demikian, dibutuhkan suatu strategi dalam menerjemahkan idiom. Penelitian ini dilakukan guna membahas persamaan dan perbedaan bentuk idiom yang terdapat dalam novel Where the Crawdads Sing karya Delia Owens dan novel terjemahannya yang berjudul “Rahasia yang Terkubur Di Balik Realitas” yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Debby Hendrawan berdasarkan strategi penerjemahan Baker. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan membandingkan teks sumber (TSu) dan teks sasaran (TSa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi translating by paraphrase merupakan strategi yang paling banyak digunakan dengan total 379 (92%) data dari total 411 data yang dianalisis. Sebaliknya, strategi yang paling sedikit digunakan yakni strategi yang menggunakan similar meaning disimilar form dengan jumlah data hanya sebesar 1% atau sebanyak 4 data dari keseluruhan data yang ada. Hasil tersebut menunjukkan bahwa strategi penerjemahan menggunakan parafrase paling banyak digunakan sebab menemukan idiom yang sama dalam bahasa sasaran merupakan hal yang sangat sulit. Strategi tersebut perlu diterapkan agar makna yang terkandung dalam idiom bahasa sumber dapat disampaikan dengan baik dalam bahasa sasaran.
Copyrights © 2025