Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis stabilitas lereng yang ada di ruas Jalan Poros Tabang dan menganalisis keandalan struktur dinding penahan tanah apabila diaplikasikan pada penanganan longsoran yang ada di ruas Jalan Poros Tabang. Penelitian ini dilaksanakan pada ruas jalan Poros Kembang Janggut–Tabang di Kabupaten Kutai Kartanegara, sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 3. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui survei langsung di lapangan, meliputi hasil pengukuran topografi pada titik longsor 1 serta data uji tanah dari masing-masing titik longsor. Dari 15 titik yang diidentifikasi memiliki potensi longsor berdasarkan hasil investigasi, penelitian ini difokuskan pada satu titik, yaitu titik 1, yang dipilih sebagai sampel untuk analisis. Untuk memberikan gambaran umum mengenai tahapan pelaksanaan penelitian, disusun kerangka pikir dalam bentuk diagram alir yang menjelaskan alur dan skema penelitian secara sistematis. Dari hasil analisa terhadap mekanisme longsoran toe circle dengan metode irisan pada penampang kondisi eksisting, didapat nilai faktor keamanan sebesar 3,798 atau lebih besar dari 1,5 yaitu nilai faktor keamanan sesuai dengan ketentuan dalam SNI 8460:2017. Sedangkan dari hasil analisa terhadap mekanisme longsoran toe circle dengan metode Bishop pada penampang kondisi eksisting, didapat nilai faktor keamanan sebesar 4,885 atau lebih besar dari 1,5 yaitu nilai faktor keamanan sesuai dengan ketentuan dalam SNI 8460:2017. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa kondisi lereng eksisting yang berada pada ruas jalan poros Tabang berada dalam kategori stabil, sehingga memenuhi persyaratan keandalan stabilitas lereng.
Copyrights © 2025