Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, baik sebagai penyedia lapangan kerja maupun kontributor Produk Domestik Bruto (PDB). Meskipun memiliki potensi besar, pengelolaan yang efektif masih menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan UMKM. Artikel ini mengkaji penerapan Balanced Scorecard (BSC) sebagai alat pengukuran kinerja komprehensif pada UMKM di Indonesia melalui studi literatur terhadap 10 penelitian terdahulu (2020-2025). BSC menawarkan pendekatan holistik melalui empat perspektif: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa mayoritas UMKM menunjukkan kinerja baik pada perspektif pelanggan dan proses bisnis internal, namun menghadapi tantangan signifikan pada perspektif keuangan dan pembelajaran-pertumbuhan. Kendala utama meliputi ketidakstabilan profit margin, kurangnya pelatihan formal karyawan, dan lemahnya sistem evaluasi kinerja. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas manajerial UMKM melalui pelatihan berkelanjutan, pengembangan sistem evaluasi kinerja terstruktur, serta perencanaan keuangan yang lebih sistematis untuk menyeimbangkan kinerja jangka pendek dan keberlanjutan jangka panjang.
Copyrights © 2025