Persaingan di era globalisasi menyebabkan setiap perusahaan manufaktur harus terusmeningkatkatkan kualitas guna memenuhi kepuasan customer. PT. Indoprima GemilangEngineering (PT. IPGE) sebagai salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidangotomotif khususnya komponen kendaraan beroda empat menerapkan sistem produksi make to orderdan flowshop memiliki tantangan untuk meningkatkan kemampuan produksi dan pelayananproduksi dengan meningkatkan utilitas mesin dan ketepatan dalam penyelesaian produksi agarsesuai dengan waktu yang ditetapkan memalui metode penjadwalan . Metode Campbell, Dudek,and Smith (CDS) dan Nawaz, Enscore and Ham (NEH) merupakan metode yang diusulkan dalampenelitian ini. Kedua metode ini akan dibandingkan dengan metode existing perusahan untukmengetahui metode penjadwalan yang terbaik dan optimal dengan mendapatkan nilai waktu proses(makespan) paling minimum.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, kedua metode dapatdigunakan oleh perusahaan sebagai alternatif model dalam meminumkan makespan. Penjdawalandengan metode CDS menghasilkan makespan sebesar 20060.11 menit dan lebih cepat 766.6 menitdari metode existing. Demikian juga dengan metode NEH menghasilkan makespan sebesar20052.778 menit dan lebih cepat 773.889 menit. Berdasarkan kriteria ini metode yang palingdisarankan untuk perusahaan adalah metode Nawaz Enscore Ham (NEH).
Copyrights © 2017