Abstrak: Kemampuan berbahasa adalah salah satu aspek penting dalam perkembangan kognitif dan sosial siswa SD. Indikator keberhasilan pembelajaran bahasa adalah partisipasi verbal dalam berinteraksi di kelas. Namun kenyataan menunjukkan bahwa partisipasi verbal anak-anak masih rendah, khususnya di kelas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya partisipasi verbal anak dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara, rendahnya partisipasi verbal disebabkan oleh faktor internal seperti kurangnya rasa percaya diri, keterbatasan pemahaman, rendahnya motivasi dan faktor eksternal atau “luar” seperti metode pembelajaran yang monoton, kurangnya media audio visual, lingkungan kelas yang tidak mendukung komunikasi aktif. Penelitian ini memberikan pengaruh penting bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan mendukung keberanian siswa dalam berbicara.
Copyrights © 2025