Studi ini menyelidiki risiko keamanan yang muncul akibat penggunaan aplikasi crack Adobe Photoshop pada sistem operasi Windows, dengan perhatian khusus pada ancaman malware seperti Trojan dan Ransomware. Penelitian ini dilaksanakan dalam lingkungan virtual untuk mengamati pola serangan, cara penyebaran, serta dampak malware terhadap sistem dan data pengguna.Temuan menunjukkan bahwa aplikasi crack sering digunakan sebagai saluran untuk menyebarkan malware. Trojan menyusup ke dalam sistem secara sembunyi-sembunyi, memberikan akses ilegal kepada penyerang, sedangkan Ransomware mengenkripsi file penting dan meminta tebusan untuk memulihkan data. Dampak serangan ini dapat sangat merugikan, termasuk kehilangan data dan gangguan dalam operasi. Penelitian ini tidak hanya menguraikan cara kerja malware, tetapi juga menawarkan strategi mitigasi. Rekomendasi mencakup peningkatan kesadaran pengguna tentang bahaya perangkat lunak bajakan, penggunaan perangkat lunak keamanan terbaru, serta penerapan praktik pencadangan data secara berkala. Dengan memahami dan mempersiapkan diri terhadap risiko ini, pengguna dapat mengambil langkah proaktif untuk melindungi sistem mereka dari ancaman yang diakibatkan oleh penggunaan aplikasi crack, sehingga menjaga keamanan dan integritas data pribadi mereka.
Copyrights © 2024