Keamanan jaringan pada sistem kendali jarak jauh untuk infrastruktur kritis menjadi isu yang penting seiring dengan meningkatnya ancaman siber yang dapat mengganggu operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keamanan pada sistem kendali jarak jauh di berbagai fasilitas infrastruktur kritis, dengan fokus pada ancaman eksternal dan internal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan mengamati tiga fasilitas yang berbeda, serta mengidentifikasi berbagai jenis serangan yang dapat mengakses dan merusak sistem kendali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dengan kebijakan keamanan yang kuat dan teknologi mitigasi yang canggih, seperti pembaruan perangkat lunak rutin dan kontrol akses berbasis peran (RBAC), lebih mampu mengatasi ancaman seperti serangan DDoS, phishing, dan serangan zero-day. Sebaliknya, fasilitas yang memiliki kebijakan keamanan lemah menunjukkan kerentanannya terhadap ancaman tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan pengetahuan di bidang keamanan siber untuk infrastruktur kritis, serta memberikan rekomendasi terkait penerapan kebijakan dan teknologi mitigasi yang lebih baik untuk meningkatkan ketahanan sistem kendali jarak jauh.
Copyrights © 2025