Penelitian ini mengkaji transformasi peran sosial lansia melalui implementasi Program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) di Bina Keluarga Lansia (BKL) Tanjung, Kelurahan Badean, Kabupaten Bondowoso. Program Selantang merupakan inovasi yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendekatan komunitas dan pembelajaran sepanjang hayat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap pelaksana program, instansi terkait, serta peserta lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil mendorong lansia menjadi agen aktif di lingkungan sosialnya. Lansia mengalami perubahan signifikan dalam aspek fisik, mental, emosional, dan sosial. Mereka juga menunjukkan kemandirian dalam mengelola aktivitas sehari-hari tanpa ketergantungan mutlak pada negara atau keluarga. Program ini turut membentuk identitas baru bagi lansia sebagai individu produktif yang berdaya guna dan berkontribusi bagi masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa Selantang mampu mentransformasi peran lansia dari kelompok pasif menjadi agen perubahan sosial yang tangguh, sehat, dan bermartabat.
Copyrights © 2025