Operasional pengolahan sampah TPA Regional Kebon Kongok menggunakansystem sanitary landfill yaitu sistem yang dilakukan dengan cara menimbun dan memadatkan sampah kemudian di tutup dengan tanah.Akibat volume sampah yang terus meningkat mengakibatkan timbunan sampah terus menumpuk hingga menghasilkan cairan yang dikenal dengan lindi (leachate) yang berpotensi mencemari lingkungan dan air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah menggunakan Metode Indeks Pencemaran di area sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok. Pengambilan sampel sebanyak 12 sampel di 4 titik sumur warga yang ada di sekitar TPA, dimana parameter yang diukur yaitu bau, rasa, pH, E-Coli dan Total Coliform berdasarkan Permenkes No. 32 Tahun 2017 dan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 115 Tahun 2003. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada parameter fisik dan mikrobiologi melebihi standar baku mutu, yakni air yang berbau tidak sedap serta tingkat mikroorganisme yang sangat tinggi hingga mencapai batas maksimum yang yaitu >200.000 yang berarti kualitas air tanah pada Desa Suka Makmur masuk kategori tercemar. Hasil Indeks Pencemaran menunjukkan hasil skor mencapai 12.176 yang berarti Skor Indeks Pencemaran berada di >10 dan dikategorikan sebagai Cemar Berat.
Copyrights © 2025