Pendidikan inklusif bagi anak dengan cerebral palsy membutuhkan strategi khusus agar mendukung perkembangan optimal. Metode Penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru, kepala sekolah, dan orang tua di PAUD Harsya Ceria Banda Aceh. Data dianalisis secara tematik. Hasil Strategi pembelajaran menekankan pendekatan emosional, adaptasi kurikulum, penggunaan alat bantu, serta kolaborasi dengan tenaga ahli. Kendala utama adalah keterbatasan tenaga dan fasilitas, tetapi pelatihan dan kerja sama instrumental dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Diskusi Strategi dan upaya kolaboratif terbukti efektif meningkatkan suasana belajar inklusif, kemandirian, serta perkembangan motorik anak cerebral palsy secara bertahap. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan guru dan dukungan multi-stakeholder dalam pendidikan inklusif.
Copyrights © 2025