Abstrak: Industri fashion telah berkembang pesat di Indonesia, terbukti dengan tingginyaminat dan permintaan konsumen yang mendorong banyaknya produksi busana setiapmusimnya. Namun, perkembangan ini turut menyumbang peningkatan limbah tekstilyang signifikan setiap tahun. Limbah tekstil, termasuk kain perca sisa produksi, seringkalitidak diolah dengan baik, sehingga menumpuk dan mengganggu efisiensi ruang produksi,seperti yang terjadi di konfeksi Dimy Atelier. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkanlimbah kain perca di Dimy Atelier melalui metode upcycle untuk meningkatkan nilaiestetika, ekonomi, dan fungsional dari limbah tersebut. Teknik fabric manipulation,khususnya layering, diterapkan untuk menciptakan dimensi dan tekstur baru padamaterial kain yang diolah. Selain itu, penelitian ini menghasilkan produk fashion berupabusana ready to wear deluxe. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metodekualitatif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara, observasi, daneksplorasi. Kata kunci: fabric manipulation, limbah kain, upcycle
Copyrights © 2025