Abstrak: Penyusunan rencana pembangunan di tingkat kota dilakukan oleh BadanPerencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Unsur pembangunan mencakup sosial,ekonomi dan politik, hingga adanya penyesuaian dengan konservasi lingkungan untukmendorong pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan didukungdengan ditetapkannya Sustainable Development Goals (SDGs) oleh PBB untuk mencapaipembangunan yang berkelanjutan di tingkat global. Pemerintah Indonesia menjadikanSDGs sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional, dengan dikeluarkannyaPeraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017. Hingga saat ini, pemerintah daerahtelah melaksanakan SDGs secara mandiri berdasarkan kapasitasnya. Salah satunya adalahPemerintah Kota Sukabumi. Namun berdasarkan Scorecard pencapaian indikator padaKesiapan SDGs Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat, Kota Sukabumi menghadapibeberapa tantangan untuk mencapai SDGs tahun 2030. Penguatan fondasi kelembagaanyang tepat fungsi dan kolaboratif serta peningkatan kualitas ASN berkontribusi besarsebagai pendorong pencapaian indikator SDGs lainnya. Dalam hal ini, produktivitaspegawai pemerintah dan tata ruang kantor yang baik perlu ditingkatkan. Berdasarkanobservasi lapangan, ditemukan beberapa permasalahan dalam lingkup interior yangmenghambat kenyamanan dan aktivitas para pegawai. Maka dari itu, diperlukannyaperancangan ulang pada interior Kantor Bappeda Kota Sukabumi dengan menggunakanpendekatan aktivitas.Kata Kunci: SDGs, produktivitas, Bappeda Sukabumi, aktivitas
Copyrights © 2025