Latar Belakang : Perundungan di sekolah dasar merupakan masalah serius yang mengganggu lingkungan belajar yang aman dan sehat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana penguatan budaya sekolah dapat mencegah perundungan melalui pendidikan karakter dan praktik inklusif. Metode : Metode kajian pustaka digunakan untuk mensintesis temuan dari berbagai sumber akademik yang menekankan pendekatan partisipatif dan holistik. Hasil dan Pembahasan : Hasil menunjukkan bahwa program kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, orang tua, dan komunitas dapat menumbuhkan empati, toleransi, dan tanggung jawab sosial, sehingga menekan kasus perundungan. Kesimpulan : Pendidikan karakter berkelanjutan yang terintegrasi dalam budaya sekolah sangat penting untuk pencegahan perundungan jangka panjang.
Copyrights © 2024