Latar Belakang : Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan krusial dalam pembangunan ekonomi Indonesia, namun masih banyak pelaku usaha yang belum menerapkan sistem pengukuran kinerja secara terstruktur dan sistematis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional CV XYZ, sebuah UMKM di bidang penjualan keramik, dengan menggunakan pendekatan Key Performance Indicators (KPI). Metode : Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan desain studi kasus, mencakup 20 indikator kinerja utama yang mewakili lima dimensi: keuangan, pemasaran dan penjualan, layanan pelanggan, operasional dan logistik, serta sumber daya manusia dan manajemen umum. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara naratif dan kuantitatif. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV XYZ memperoleh nilai akumulatif kinerja sebesar 84,6%, yang tergolong dalam kategori “Baik Sekali”. Aspek layanan pelanggan, kehadiran karyawan, dan tata kelola administrasi menunjukkan performa optimal, sementara indikator seperti pertumbuhan omzet, pelatihan SDM, dan perputaran stok masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan : Penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran menyeluruh tentang performa UMKM, tetapi juga merekomendasikan strategi perbaikan berkelanjutan yang berbasis data dan indikator terukur, guna memperkuat daya saing usaha di tengah tantangan pasar.
Copyrights © 2024