Academic burnout menjadi tantangan yang semakin serius dan terjadi hampir di semua lembaga pendidikan. Kondisi ini terjadi secara persisten yang dipengaruhi oleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal, dan diprediksi mampu menurunkan minat dan prestasi belajar siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan regulasi belajar pada siswa SMA Negeri X di Kota Samarinda sebagai upaya preventif dan rehabilitatif terhadap gejala academic burnout. Melalui pendekatan yang partisipatif, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan bimbingan mengenai strategi pengaturan belajar yang efektif, mencakup manajemen waktu, pengembangan motivasi internal sebagai upaya menangani academic burnout. Secara umum kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang menggunakan metode edukasi yang bersifat preventif, agar siswa dapat mengembangkan kemampuan mengelola beban akademik secara mandiri, meningkatkan ketahanan mental, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan akademik di sekolah. Program ini juga mengevaluasi efektivitas pendekatan regulasi belajar melalui survei dan wawancara sebelum dan sesudah kegiatan, untuk mengukur dampak terhadap penurunan gejala burnout. Survei pasca kegiatan menunjukkan bahwa terdapat 96,2 % peserta yang menyatakan bahwa program edukasi yang dilakukan memiliki manfaat positif bagi mereka. Melalui kegiatan ini, peserta memahami konsep dan cara melakukan regulasi diri dalam belajar
Copyrights © 2025