Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 5 No. 1 (2025): Februari-Mei 2025

Dekonstruksi Wacana Inklusif dalam Renstra Kemendikbudristek: Kajian Sara Mills, Posisi dan Kuasa Terhadap Difabel

Taqdiraa (Unknown)
Rizky Akhfina Husda (Unknown)
Widyatmike Gede Mulawarman (Unknown)
Yusak Hudiyono (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 May 2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji wacana inklusi dalam dokumen Rencana Strategis Kemendikbudristek 2020–2024 (Revisi 2022) menggunakan pendekatan analisis wacana kritis Sara Mills. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana penyandang disabilitas diposisikan dalam narasi kebijakan: sebagai subjek aktif atau hanya objek pasif. Model Sara Mills menyoroti relasi kuasa melalui posisi subjek-objek, pembaca, dan kelompok marjinal dalam teks. Hasil analisis menunjukkan bahwa negara diposisikan sebagai subjek dominan pemberi akses, sedangkan difabel direpresentasikan sebagai penerima pasif tanpa ruang partisipatif. Pembaca yang diasumsikan pun bukan difabel, melainkan birokrat dan masyarakat umum, yang memperkuat narasi paternalistik. Inklusi dalam dokumen ini lebih bersifat simbolik dan bersyarat, belum menyentuh perubahan struktural. Studi ini menunjukkan pentingnya membaca ulang narasi kebijakan secara kritis agar inklusi tidak sekadar menjadi retorika, melainkan benar-benar memperjuangkan keadilan sosial bagi kelompok difabel.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

edusociety

Publisher

Subject

Education Social Sciences Other

Description

The focus of the Edu Society: Journal of Education, Social Sciences, and Community Service is on various problems in the fields of Education, Social Sciences and Community Service, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners and ...