JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns
Vol. 4 No. 4 (2025): April Edition 2025

Abortus Infeksiosa

hermawati, diana (Unknown)
Shariff, Fonda Octarianingsih (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Apr 2025

Abstract

A 24-year-old patient came to the Bintang Amin Hospital Emergency Room with a complaint of pelvic pain 2 days ago. Pasiem said a little blood came out of the birth canal and weakness, fever, lower abdominal pain, headache, if BAK hurts. Sometimes os feels the heart pounding. The history of abortion 5 days ago. On the physical examination, vital signs were found, including blood pressure 122/67 mmHg, pulse rate 120 x/minute, respiratory rate 22x/minute, temperature 38.5 °C, oxygen saturation 99%. Head to toe physical examination found that there was pressure pain (+) suprasymphysis on palpation. On examination in the inspection of the presence of blood coming out of the birth canal and no vaginal inspeculo. In the haematological support examination, a decrease in haemoglobin was obtained, 11.4 g/dl, an increase in leucocytes by 12,100 ul, a decrease in MCH of 26 pg, a decrease in MCHC of 32 g/dl. In a complete urine test, an increase in leucocytes was found +++/(500), an increase in urobilinogen +/(2), an increase in faint blood +++/(300), an increase in leucocyte sediment 13-15, an increase in erythrocyte sediment 12-13, a lot of epithelial sediment, a little bacterial sediment. On ultrasound examination obtained D 3.55 cm, D 0.62 cm. The diagnosis in this case is an infectious abortion. The treatment obtained by the patient is IVFD RL 20 tpm, mipros/Misoprostol 2 vaginal tabs 6 hours before curettage, 2x1 curettage, 3x1 treatment, curettage plan. Pasien usia 24 tahun datang ke UGD Rumah Sakit Bintang Amin dengan keluhan nyeri panggul sudah 2 hari yang lalu. Pasiem mengatakan keluar darah sedikit dari jalan lahir dan lemas, demam, nyeri perut bagian bawah, nyeri kepala, jika BAK nyeri terkadang os merasakan jantung berdebar. Riwayat abortus 5 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda vital diantaranya tekanan darah 122/67 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, laju pernapasan 22x/menit, suhu 38,5 °C, saturasi oksigen 99%. Pemeriksaan fisik head to toe didapatkan adanya nyeri tekan (+) suprasimfisis pada palpasi. Pada Pemeriksaan dalam inspeksi adanya keluar darah dari jalan lahir dan tidak dilakukan inspekulo vagina. Pada pemeriksaan penunjang hematologi didapatkan p enurunan hemoglobin 11,4 g/dl, peningkatan leukosit 12.100 ul, penurunan MCH 26 pg, penurunan MCHC 32 g/dl. Pada pemeriksaan urin lengkap didapatkan peningkatan leukosit +++/(500), peningkatan urobilinogen +/(2), peningkatan darah samar +++/(300), peningkatan sedimen leukosit 13-15, peningkatan sedimen eritrosit 12-13, banyak sedimen epitel, sedikit sedimen bakteri. Pada pemeriksaan USG didapatkan D 3.55 cm, D 0.62 cm. Diagnosis pada kasus ini yaitu abortus infeksiosa. Tatalaksana yang didapat oleh pasien yaitu IVFD RL 20 tpm, mipros/Misoprostol 2tab pervaginam 6 jam sebelum kuret, cefat 2x1, lapistan 3x1, rencana kuret.  

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

mchc

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek pokok, yakni: ...