Pendidikan dasar dan menengah di Indonesia menghadapi krisis kualitas pembelajaran, tercermin dari rendahnya skor literasi dan numerasi peserta didik internasional. Hal itu terlihat dari rangking PISA yang menunjukan posisi Indonesia pada rangking 69. Tujuan tulisan ini menjelaskan konsep Pembelajaran Mendalam (PM) sebagai pendekatan holistik untuk meningkatkan mutu, inklusivitas, dan relevansi pendidikan abad ke-21. PM didefinisikan sebagai pembelajaran yang mengutamakan mindful, meaningful, dan joyful learning yang mengintegrasikan olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga; kerangka implementasi sistemik menekankan peran guru sebagai fasilitator, budaya sekolah kolaboratif, kemitraan multipihak, serta regulasi dan asesmen otentik. Simpulannya, PM menuntut sinergi empat lapisan implementasi—ruang kelas, satuan pendidikan, ekosistem eksternal, dan tata kebijakan nasional—menjadi prasyarat transformasi menyeluruh menuju pendidikan bermutu dan merata di Indonesia.
Copyrights © 2025