Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gereja dalam mewujudkan keadilan sosial bagi kaum miskin dalam kerangka sila kelima Pancasila, yaitu “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.” Studi ini menyoroti bahwa kemiskinan di Indonesia tidak hanya disebabkan oleh kekurangan materi, tetapi juga oleh ketidakadilan sistemik yang membatasi akses terhadap sumber daya, pendidikan, dan kesempatan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan, didukung oleh literatur dari buku, jurnal, dan dokumen resmi. Temuan menunjukkan bahwa gereja memiliki posisi strategis sebagai agen transformasi sosial, tidak hanya melalui tindakan karitatif, tetapi melalui pemberdayaan jangka panjang yang terstruktur. Bentuk peran ini meliputi pendidikan, dukungan ekonomi mikro, advokasi kebijakan yang adil, dan pelayanan pastoral berbasis komunitas. Dengan mengintegrasikan nilai kasih, kesetaraan, dan penghargaan terhadap martabat manusia yang berakar dari teologi Kristen dan selaras dengan etika Pancasila, gereja dapat berperan penting dalam mengatasi ketimpangan ekonomi dan menciptakan masyarakat yang inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gereja perlu melampaui pelayanan sementara dan mengadopsi misi transformasional yang menyatukan iman dan tanggung jawab sosial secara aktif, serta mengadvokasi keadilan struktural dan pembangunan yang berkelanjutan bagi kaum miskin.
Copyrights © 2025