Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) adalah dana pemerintah yang bertujuan untuk mendukung program kesehatan di Puskesmas dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, pengelolaan BOK masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya kebijakan dari Dinas Kesehatan yang mendukung percepatan realisasi dana, terbatasnya anggaran untuk kegiatan di luar menu BOK, serta minimnya tim yang bertanggung jawab atas evaluasi dan pengawasan penggunaan dana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan dan pemanfaatan BOK di Puskesmas Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun 2024 dengan pendekatan evaluasi kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Kepala Puskesmas, Bendahara BOK, Kepala Bidang, petugas perencanaan Dinas Kesehatan, dan Pengelola Program, serta analisis dokumen terkait. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan analisis input, proses, dan output untuk mengidentifikasi kendala dan merumuskan strategi perbaikan. Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etika dari Universitas Indonesia Maju Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan adanya kendala pada tahap input berupa keterbatasan anggaran, SDM, dan akses wilayah; pada tahap proses terdapat masalah keterlambatan pencairan dana dan kurangnya koordinasi antar instansi; serta pada tahap output, pencapaian indikator kesehatan belum optimal akibat rendahnya kesadaran masyarakat. Beberapa strategi perbaikan yang direkomendasikan meliputi perbaikan perencanaan anggaran, pelatihan peningkatan kapasitas SDM, percepatan pencairan dana, dan edukasi masyarakat untuk meningkatkan efektivitas program kesehatan di Puskesmas.
Copyrights © 2025