Benalu teh (Scurrula atropurpurea (Bl.) Dans) merupakan tanaman yang mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, fenolik, dan terpenoid yang berpotensi sebagai antifungi alami. Candida albicans adalah jamur oportunistik yang secara alami terdapat dalam tubuh manusia, namun dapat menyebabkan infeksi apabila terjadi ketidakseimbangan sistem imun atau perubahan lingkungan mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun benalu teh dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans secara in vitro. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan teknik pengenceran bertingkat (serial dilution) dan metode sebar (spread plate) pada media Potato Dextrose Broth (PDB) dan Potato Dextrose Agar (PDA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak mulai efektif terhadap Candida albicans pada konsentrasi ≥12,5%, dengan Kadar Hambat Minimum (KHM) optimal pada 6,25% (OD 1,310 nm). Uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan Candida albicans (p<0,05). Ekstrak etanol daun benalu teh memiliki potensi sebagai antifungi terhadap Candida albicans. Kata kunci : Antikapang, Benalu teh, Candida albicans.
Copyrights © 2025