Laporan global tuberkulosis tahun 2024 menempatkan Indonesia pada posisi ke-2 jumlah TB terbesar di dunia. Komitmen dalam mengakhiri TB di Indonesia merujuk pada End TB strategy serta pendekatan DOTS. Sejumlah studi melaporkan inefektivitas DOTS yang belum terbukti lebih unggul dalam memastikan keberhasilan pengobatan TB. Tinjauan pustaka ini bertujuan mengkaji efektivitas DOTS dalam konteks Indonesia sebagai negara berkembang dengan lanskep yang dinamis dalam perspektif kesehatan komunitas. Implementasi DOTS di Indonesia efektif karena sejalan dengan konsep sosiokultural masyarakat Indonesia yaitu collectivist society serta menganut prinsip gotong royong. Pelaksanaan DOTS dapat diterapkan dengan beradaptasi pada konteks dan realitas masyarakat setempat.
Copyrights © 2025