Program pengabdian kepada masyarakat (PPM) terintegrasi kuliah kerja nyata (KKN) ini dilaksanakan di Desa Sukasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. UMKM di desa ini menghadapi keterbatasan dalam penerapan strategi bisnis modern, rendahnya akses terhadap pelatihan manajerial, serta kurangnya pemanfaatan teknologi digital. Untuk mengatasi permasalahan ini, program ini mengimplementasikan serangkaian kegiatan, seperti pelatihan pengelolaan SDM berbasis kompetensi, digitalisasi pemasaran, peningkatan keterampilan manajerial, serta penerapan strategi kewirausahaan kolaboratif berbasis keterampilan manajerial bagi pelaku UMKM. Hasil program menunjukkan peningkatan koordinasi antar pelaku UMKM, perubahan pola kerja dalam pengelolaan usaha, serta meningkatnya pemahaman terhadap strategi kewirausahaan kolaboratif. Pendampingan langsung oleh mahasiswa KKN memungkinkan peserta untuk mengaplikasikan keterampilan manajerial dalam praktik usaha mereka. Selain itu, digitalisasi pemasaran mulai diterapkan oleh beberapa UMKM untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Evaluasi kualitatif melalui wawancara dan observasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan rasa percaya diri dalam mengelola usaha dan memahami pentingnya kolaborasi dalam bisnis. Kendala utama yang dihadapi adalah adaptasi terhadap teknologi dan keterbatasan infrastruktur digital, yang dapat diatasi dengan pelatihan lanjutan dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Dengan pendekatan berbasis kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan, program ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM dan memperkuat jaringan bisnis mereka secara lebih adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025