Tanah longsor adalah salah satu peristiwa alam yang memiliki angka kejadian cukup tinggi di Indonesia utamanya pada daerah-daerah pegunungan, tebing dan perbukitan yang memiliki lereng curam. Hal tersebut dapat menjadi lebih parah jika kondisi sekitar lereng yang cukup tandus mengalami curah hujan yang lebat dalam kurun waktu lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kekauratan sensor kelembapan menggunakan sensor FC-28, yang berfungsi sebagai sarana early warning system akan adanya bahaya tanah longsor. Fokus pada penelitian ini yaitu akurasi sensor FC-28 dalam mendeteksi tingkat kelembapan tanah. Dimana faktor tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya tanah longsor. Pengujian akurasi ini dilakukan dengan menghubungkan sensor FC-28 dengan mikrokontroler ESP 8266 dan alat soil tester sebagai pembanding. Kedua alat tersebut diletakkan berdekatan dalam sepetak tanah yang sama. Hasil pengujian tersebut membuktikan bahwa sensor FC-28 mempunyai tingkat akurasi cukup tinggi dengan nilai error rata-rata hanya sebesar 9.30%. Hasil dari penelitian ini dapat dipakai sebagai parameter untuk membangun sistem peringatan dini tanah longsor yang lebih akurat dan efektif. Dengan demikian, sistem ini dapat membantu mengurangi jumlah kerugian personil dan matriil yang disebabkan oleh bencana tanah longsor.
Copyrights © 2025