Penelitian ini membahas perspektif Generasi Z dalam memahami konsep zakat, infak, dan sedekah dengan fokus pada mahasiswa jurusan Akuntansi di Universitas Negeri Gorontalo semester 1, 3, 5, dan 7. Generasi Z, yang lahir dalam era digital, memiliki karakteristik unik seperti keterhubungan digital dan kepedulian sosial, yang berpotensi berperan penting dalam penerapan ekonomi syariah. Melalui metode kuantitatif, data primer diperoleh menggunakan kuesioner yang mencakup empat dimensi: sikap, motif, pengalaman, dan harapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman dan penerimaan terhadap Zakat sangat tinggi pada semester awal, namun cenderung menurun pada semester akhir. Faktor-faktor seperti beban akademik dan persiapan menuju dunia kerja memengaruhi perubahan persepsi ini. Penelitian ini menegaskan pentingnya kurikulum akuntansi syariah yang konsisten untuk memperkuat kesadaran Zakat, Infak dan sedekah di kalangan mahasiswa. Dengan komitmen yang berkelanjutan terhadap nilai-nilai syariah, Generasi Z berpotensi menjadi agen perubahan dalam pembangunan ekonomi berbasis syariah.
Copyrights © 2025