Pendahuluan: Clay mask merupakan masker yang cocok untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat, sedangkan kopi merupakan bahan alami yang memiliki senyawa aktif polifenol dan alkaloid. Kopi robusta (Coffea canephora) merupakan jenis kopi yang memiliki kandungan fenolik lebih tinggi dibandingkan jenis kopi lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk membuat formula clay mask yang mengandung kopi robusta yang stabil dengan tujuan untuk merawat kulit berjerawat. Metode: Penelitian eksperimental menggunakan metode Response Surface Methodology. Evaluasi sediaan clay mask untuk memastikan mutu sediaan seperti uji organoleptik dan homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji viskositas. Uji stabilitas clay mask dengan metode Freeze Thaw Cycle dan sentrifugasi. Hasil: Formulasi optimal clay mask yang mengandung tween 20 11,5% dan xanthan gum 1,4% menghasilkan nilai viskositas sebesar 10310 ± 314 cps dan daya sebar 1,75 ± 0,03 cm. Variasi konsentrasi tween 20 dan xanthan gum memengaruhi nilai viskositas dan daya sebar, namun tidak pada daya lekat. Uji sentrifugasi dan freeze thaw menunjukkan bahwa sediaan stabil secara fisik. Simpulan: Sediaan optimal clay mask yang mengandung Coffea canephora berhasil dibuat dan dapat menjadi opsi dalam produk kosmetik untuk perawatan kulit berjerawat.
Copyrights © 2025