Kajian ini bertujuan ini menganalisis dinamika konflik dan kekerasan di Indonesia, termasuk akar penyebab, pola peningkatan, serta dampaknya pada stabilitas sosial dan politik. Dengan metode kualitatif, penelitian ini mengkaji teori konflik dan studi kasus di Indonesia seperti Maluku, Papua, dan Poso. Hasilnya menunjukkan bahwa ketidakadilan struktural, diskriminasi sosial, dan perebutan sumber daya menjadi pemicu utama konflik. Kekerasan memperburuk siklus konflik dan menimbulkan dampak jangka panjang. Pendekatan represif terbukti kurang efektif dan justru meningkatkan ketegangan. Studi ini menekankan pentingnya dialog, rekonsiliasi komunitas, dan kebijakan inklusif untuk mencapai perdamaian berkelanjutan. Temuan ini berkontribusi pada studi manajemen konflik dan menawarkan perspektif kebijakan untuk mengurangi konflik di Indonesia.
Copyrights © 2025