Praktik Kerja Industri (Prakerin) merupakan bagian integral dari kurikulum SMK yang bertujuan menjembatani siswa dengan dunia kerja nyata. Khususnya pada jurusan Tata Boga, Prakerin tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga diharapkan menumbuhkan keterampilan dalam memecahkan masalah. Namun demikian, belum semua siswa menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam hal keterampilan dalam memecahkan masalah meskipun telah mengikuti program Prakerin. Hal ini menimbulkan pertanyaan sejauh mana efektivitas program Prakerin dalam membentuk kemampuan tersebut, khususnya di SMK Negeri Jurusan Tata Boga di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) pelaksanaan program praktek kerja industri; (2) keterampilan memecahkan masalah; (3) pengaruh program prakerin terhadap keterampilan memecahkan masalah. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif untuk menguji hubungan sebab-akibat antar variabel. Pendekatan yang digunakan adalah ex-post facto menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Negeri Jurusan Tata Boga di Yogyakarta sejumlah 898 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitas dengan Cronbach Alpha. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan analisis regresi linier sederhana, keputusan uji hipotesis dengan taraf kesalahan 5% yang pengujiannya dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh program praktek kerja industri (prakerin) terhadap keterampilan memecahkan masalah dengan kontribusi sebesar 22,6% pada siswa SMK Negeri Jurusan Tata Boga di Yogyakarta.
Copyrights © 2025