Meron merupakan tradisi diselenggarakan setiap tanggal 12 Maulid sebagai perayaan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Tradisi ini ditandai dengan arak-arakan gunungan menuju masjid yang melibatkan beberapa rangkaian acara. Tradisi Meron ini terus dilestarikan oleh masyarakat Sukolilo sebagai wujud penghargaan kepada nenek moyang serta sebagai tanda kesatuan dan kesetiaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengungkap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang kaya akan makna ilmiah dan spiritual. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa tradisi Meron tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai religius tetapi juga memuat pengetahuan lokal terkait pengelolaan sumber daya alam, sistem pertanian, keanekaragaman hayati, kelestarian lingkungan dan konsep – konsep fisika dan kimia. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya pelestarian tradisi Meron sebagai warisan budaya yang memuat nilai etnosains, yang berpotensi menjadi inspirasi bagi pendidikan kontekstual dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis kearifan lokal.
Copyrights © 2025