Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh self-disclosure terhadap loneliness serta peran peer relationship sebagai moderator pada individu dewasa awal pengguna Instagram. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain kausalitas dan analisis regresi moderasi yang digunakan pada penelitian ini. Sampel penelitian berjumlah 385 orang, menggunakan teknik insidental. Instrumen penelitian yang digunakan telah di uji validitas dan relibilitanya yaitu self-disclosure scale (RSDS) dari , loneliness scale UCLA versi 3, dan friendship quality scale. Hasil analisis menunjukkan bahwa self-disclosure berpengaruh signifikan terhadap loneliness. Peer relationship juga berperan sebagai moderator yang memperlemah hubungan tersebut Sebanyak 66,5% responden memiliki tingkat loneliness rendah, sementara 57,1% memiliki tingkat self disclosure sedang, dan 66,6% menunjukkan kualitas hubungan teman sebaya yang tinggi. Hasil ini menegaskan bahwa keterbukaan diri yang disertai dukungan sosial dari teman sebaya dapat menurunkan perasaan kesepian pada dewasa awal. Hal ini menunjukkan pentingnya perilaku self-disclosure digital dan peer relationship dalam menjaga kesehatan psikologis individu, khususnya dalam menekan rasa loneliness di era digital.
Copyrights © 2025