Mahasiswa yang bekerja menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan tuntutan akademik dan pekerjaan yang dapat menyebabkan academic burnout. Tujuan penelitian dilakukan adalah untuk mengetahui work-study conflict dan coping strategy sebagai prediktor academic burnout pada mahasiswa bekerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 385 mahasiswa bekerja di Kabupaten Karawang melalui teknik incidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala Work-Study Conflict (work-study conflict), Brief COPE (coping strategy), dan MBI–SS (academic burnout). Hasil menunjukkan bahwa Ha1 diterima dan H01 ditolak, Ha2 diterima dan H02 ditolak, Ha3 diterima dan H03 ditolak, maka work-study conflict dapat memprediksi secara positif dan signifikan terhadap academic burnout pada mahasiswa bekerja, coping strategy dapat memprediksi secara negatif dan signifikan terhadap academic burnout pada mahasiswa bekerja, work-study conflict dan coping strategy dapat memprediksi secara signifikan terhadap academic burnout pada mahasiswa bekerja dengan kontribusi efektif sebesar 74,4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-study conflict dan coping strategy dapat memprediksi secara signifikan terhadap academic burnout pada mahasiswa bekerja. Tingginya work-study conflict cenderung meningkatkan academic burnout, namun penggunaan coping strategy yang adaptif dapat membantu menurunkan risikonya.
Copyrights © 2025