Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran secondary trauma stress pada passive bystander peristiwa bullying. Fenomena ini berkaitan dengan bystander effect yang masih belum banyak diteliti sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut perihal ini. Bystander effect adalah fenomena psikologi sosial dimana seseorang atau beberapa orang berada di sebuah situasi darurat dan dapat memengaruhi keputusan atau perilaku individu untuk menolong orang lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling sehingga peneliti mendapatkan 2 subjek yang memenuhi kriteria tersebut. Setelah melakukan wawancara, dokumentasi, dan observasi, penelitian ini menunjukkan bahwa passive bystander dapat mengalami tanda-tanda gejala secondary trauma stress.
Copyrights © 2025