Kelompok tani Murpujung di Lombok Utara merupakan salah satu komunitas pertanian yang berfokus pada budidaya kakao, namun menghadapi kendala serius berupa penurunan produktivitas yang disebabkan oleh serangan hama penggerek buah kakao (PBK). Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani melalui sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan daun gamal sebagai bahan utama dalam pembuatan pupuk cair dan pestisida nabati. Metode yang digunakan mencakup penyampaian materi secara teoritis dan praktik mandiri oleh peserta. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait sanitasi kebun, serta teknik pembuatan pupuk dan pestisida berbahan dasar daun gamal. Berdasarkan evaluasi, terjadi peningkatan pada kategori pemahaman "tahu" dari 16,80% menjadi 44,00% dan pada kategori "sangat tahu" dari 0,07% menjadi 36,41%. Sementara itu, kategori "tidak tahu" mengalami penurunan dari 48,40% menjadi 12,33%, menunjukkan efektivitas kegiatan ini dalam transfer pengetahuan
Copyrights © 2025