Penelitian ini mengkaji praktik kebahasaan dalam iklan digital multibahasa di wilayah perkotaan dengan fokus pada analisis register, pilihan bahasa, dan campur kode yang digunakan oleh pelaku promosi dalam konteks media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk register, mengidentifikasi jenis campur kode yang dominan, serta menjelaskan fungsi bahasa, tujuan komunikatif, dan konteks sosial dari tuturan iklan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi dan analisis isi terhadap sepuluh data iklan digital yang diambil dari akun komersial lokal di Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk register dalam iklan mencerminkan bidang (field), pelibat sosial (tenor), dan cara penyampaian (mode) yang khas sesuai dengan segmen pasar, seperti perempuan muda, keluarga urban, dan generasi digital. Campur kode dominan berbentuk insertion pada tataran kata dan frasa bahasa Inggris, yang digunakan untuk membangun citra eksklusif, modern, dan profesional. Fungsi bahasa dalam iklan ditemukan bersifat promosi, ajakan, ekspresif, dan emotif, sementara tujuan komunikatif diarahkan pada keterlibatan konsumen, citra produk, dan representasi identitas lokal maupun global. Konteks sosial dari praktik ini memperlihatkan dinamika gaya hidup urban yang menggabungkan nilai globalisasi, digitalisasi, dan afirmasi kultural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklan digital multibahasa menjadi arena representasi sosial dan linguistik yang kompleks, sekaligus mencerminkan transformasi praktik wacana dalam masyarakat urban kontemporer
Copyrights © 2025