Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan Batik Dewi Rengganis karya tekstil kontemporer yang terinspirasi dari ikonografi Majapahit sebagai media pedagogis untuk meningkatkan kesadaran komunikasi antarbudaya dan kompetensi global. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, kuesioner terbuka, dan analisis dokumentasi terhadap peserta pelatihan, pengrajin batik, dan pakar budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen simbolik warisan Majapahit dalam desain batik seperti bunga teratai, senjata tradisional, dan arca suci berfungsi sebagai narasi visual yang mendorong refleksi kritis dan dialog lintas budaya. Peserta menunjukkan peningkatan sensitivitas terhadap nilai-nilai antarbudaya seperti toleransi, identitas, dan penghargaan terhadap keberagaman. Temuan ini menegaskan potensi budaya visual lokal sebagai alat edukatif transformatif dalam membentuk kewargaan global. Namun, penelitian ini juga menyoroti implikasi etis terkait representasi digital dan komersialisasi simbol budaya, serta pentingnya perlindungan kekayaan intelektual dan inovasi yang menghormati nilai-nilai budaya.
Copyrights © 2025