Artikel ini mengulas tentang konsep Imago Dei dalam teologi Kristen menegaskan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah termasuk kaum disabilitas. Lukas 14:12-14 menekankan panggilan gereja untuk menerima dan melayani mereka yang sering terpinggirkan termasuk miskin dan kaum disabilitas. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana imago dei dalam Lukas 14:12-14 dapat membentuk teologi pastoral yang lebih inklusif bagi kaum disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Tujuan penelitian untuk mengkaji makna Imago Dei kaum penyandang disabilitas dalam terang Lukas 14:12-14 melalui pendekatan teologi pastoral. Hasilnya memberikan pemahaman bahwa setiap individu, termasuk kaum difabel, memiliki martabat dan nilai yang tak ternilai sesuai dengan Imago Dei. Dengan demikian gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi komunitas yang mencerminkan kasih nyata dan keadilan Kristus.
Copyrights © 2025