Teater eksperimental, khususnya yang mengusung gaya primitif, semakin relevan sebagai medium reflektif dalam merespons isu-isu kemanusiaan, ekologis, dan spiritual di era kontemporer yang sarat krisis multidimensional. Dalam konteks ini, bentuk pertunjukan non-konvensional menawarkan kekuatan simbolik dan ekspresi tubuh sebagai saluran komunikasi nilai-nilai yang melampaui struktur dramatik tradisional. Estetika primitif menghadirkan bahasa teatrikal yang intens, membebaskan makna dari dominasi narasi verbal dan membuka ruang interpretasi yang lebih dalam terhadap kompleksitas realitas sosial dan moral masa kini.
Copyrights © 2025