Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah kurangnya kemampuan membaca pemahaman interpretatif siswa dan hasil belajar IPAS siswa. Penelitian ini adalah jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan membaca pemahaman interpretatif dengan hasil belajar IPAS siswa SDN 364 Ceppaga. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas tinggi yang berjumlah 37 siswa dengan menggunakan teknik sampel total. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif kemampuan membaca pemahaman interpretatif memperoleh persentase 67,90% yang berada pada kategori baik. Sedangkan hasil belajar IPAS memperoleh persentase 73,97% yang berada pada kategori baik. Hasil statistik inferensial menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kemampuan membaca pemahaman interpretatif dengan hasil belajar IPAS dengan koefisien korelasi 0,545 yang berada pada kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara kemampuan membaca pemahaman interpretatif dengan hasil belajar IPAS siswa kelas tinggi SDN 364 Ceppaga Kecamatan Takkalalla Kabupaten Wajo.
Copyrights © 2025