Cyberbullying diakui sebagai masalah sosial yang berpotensi mengakibatkan konsekuensi serius dan berkepanjangan bagi kehidupan seseorang. Individu yang mendapatkan cyberbullying di masa kanak-kanak atau remaja akan melakukan cyberbullying kepada orang lain di masa dewasa muda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran self-esteem sebagai moderator dalam pengaruh cyberbullying victimization terhadap cyberbullying perpetration. Populasi dalam penelitian ini adalah individu dewasa muda yang berusia 18 sampai 25 tahun di Jawa Barat. Adapun metode sampel adalah non-probability sampling. Pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan teknik purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 385 orang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, teknik pengumpulan data menggunakan skala cyberbullying dan self-esteem. Uji analisis data dengan uji regresi dan uji moderasi. Hasil penelitian menunjukan nilai p = 0.001 < 0.05, Ha diterima dan H0 ditolak, artinya self-esteem berperan sebagai moderator antara cyberbullying victimization terhadap cyberbullying perpetration.
Copyrights © 2025