Penelitian ini berfokus pada film "Keluarga Cemara," karena representasinya yang kuat terhadap pola asuh otoritatif, di mana orang tua menetapkan aturan, memberikan tanggung jawab, serta mendukung dan mendengarkan anak-anak mereka. Pendekatan Semiotika John Fiske digunakan untuk menganalisis representasi pendidikan parenting dalam film ini. Analisis ini mencakup identifikasi tanda-tanda visibel dan tidak visibel, seperti dialog, adegan, gestur, dan simbol, yang mengungkap nilai-nilai, norma, dan praktik parenting yang terkandung dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film "Keluarga Cemara" berhasil menggambarkan pentingnya komunikasi dua arah, kasih sayang, dan dukungan dalam keluarga, yang merupakan ciri khas dari pola asuh otoritatif. Film ini juga menekankan pentingnya solidaritas keluarga dalam menghadapi kesulitan hidup, menunjukkan bahwa dukungan emosional dan kerja sama antar anggota keluarga dapat membantu mengatasi tekanan ekonomi. Temuan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi orang tua, pembuat kebijakan, dan masyarakat dalam memahami pentingnya dukungan dan pendekatan parenting yang positif dalam menjaga kesejahteraan mental keluarga, terutama dalam situasi tekanan ekonomi yang berat.
Copyrights © 2025