Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang ditanam di pekarangan rumah oleh masyarakat saat ini masih kurang optimal karena kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan TOGA yang dapat bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu masyarakat untuk mengoptimalkan penggunaan TOGA dengan pengolahan minuman kesehatan kekinian agar dapat meningkatkan penghasilan rumah tangga bagi ibu-ibu PKK Desa Ploso. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dimulai dari tahapan perencanaan untuk menyusun kegiatan yang akan dilakukan dalam pengabdian masyarakat di Desa Ploso, observasi, kemudian diskusi dengan peserta. Tahapan utama yakni pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan pembuatan minuman kesehatan kekinian yang berasal dari TOGA yang banyak ditanam warga seperti jahe, kunyit, bunga telang maupun tanaman rempah lainnya. Hasil kegiatan yang diukur melalui kuesioner menunjukkan bahwa sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman serta keterampilan peserta dalam mengolah TOGA menjadi minuman herbal kekinian. Dengan meningkatnya minat peserta dalam mengembangkan minuman herbal sebagai produk bernilai jual, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi awal bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Ploso melalui pemanfaatan TOGA secara optimal.
Copyrights © 2025