Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip manajemen strategis yang diterapkan dalam Perang Khandaq dapat dihubungkan dengan pengelolaan pendidikan Islam saat ini. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menjadikan Kitab Al Bidāyah wa An Nihāyah karya Ibnu Katsir sebagai referensi utama. Proses penelitian melibatkan pengumpulan data historis, evaluasi sumber, interpretasi, dan penulisan ulang konteks sejarah. Temuan menunjukkan bahwa strategi parit, ide Salman Al Farisi, menggambarkan betapa pentingnya perencanaan yang matang, kerja tim, dan pengelolaan risiko dalam menghadapi tantangan besar. Rasulullah SAW juga menunjukkan kepemimpinan yang mengutamakan dialog, empati, dan visi jangka panjang, yang menjadi inspirasi bagi manajemen lembaga pendidikan Islam di era modern. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai Islami dalam membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki karakter mulia. Dengan menyesuaikan nilai-nilai historis ini ke dalam tantangan globalisasi dan teknologi, studi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pendidikan Islam yang relevan untuk kebutuhan masa kini.
Copyrights © 2025