Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA) dalam konteks perlindungan khusus anak di Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi implementasi kebijakan ini, yaitu faktor penghambat dan pendukung. Faktor penghambat mencakup rendahnya pemahaman aparat penegak hukum terhadap pendekatan yang tepat dalam menangani anak yang berhadapan dengan hukum, serta kurangnya pemahaman masyarakat akibat sosialisasi yang belum merata. Sementara itu, faktor pendukung meliputi sinergi yang baik antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat dalam pelaksanaan program, serta partisipasi aktif masyarakat dalam pelaporan dan pencegahan kasus kekerasan terhadap anak. Kesimpulannya, keberhasilan kebijakan KLA sangat bergantung pada peningkatan kapasitas aparat, perluasan sosialisasi, dan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan.
Copyrights © 2025