Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan PT PLN Nusantara Power Services, khususnya pada aspek perencanaan kebutuhan (demand planning) yang bersifat dinamis. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan metode observasi lapangan dan dokumentasi untuk memahami permasalahan koordinasi dan efisiensi rantai pasok internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi lintas fungsi, fleksibilitas perencanaan, dan penerapan teknologi informasi menjadi elemen krusial dalam menghadapi perubahan kebutuhan secara tiba-tiba. Selain itu, strategi seperti penyederhanaan prosedur, peningkatan kapasitas SDM, dan diversifikasi vendor terbukti mampu meningkatkan efektivitas proses pengadaan. Studi ini merekomendasikan peningkatan kolaborasi dan komunikasi antarunit sebagai langkah strategis dalam pengelolaan pengadaan berbasis kebutuhan yang terus berubah.
Copyrights © 2025