Perkembangan teknologi digital telah membuka ruang baru bagi aktivitas dakwah, khususnya melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran literasi digital dalam mendukung efektivitas dakwah berbasis Al-Qur’an di media sosial, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh para dai dan konten kreator muslim. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara dengan pelaku dakwah digital, dan analisis konten dakwah di berbagai platform seperti Instagram, YouTube, dan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam membentuk strategi dakwah yang kontekstual, menarik, dan sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Namun, tantangan seperti misinformasi, keterbatasan pemahaman teknologi, serta potensi komersialisasi dakwah menjadi hambatan yang signifikan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan literasi digital bagi para pendakwah agar dapat menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an secara efektif dan bertanggung jawab di era digital
Copyrights © 2025