Pendidikan saat ini masih menghadapi banyak kendala, dengan sejumlah pengajaran yang terus menerapkan metode tradisional, sehingga menjadikan proses belajar tampak kaku dan membosankan. Hal ini berdampak pada rendahnya keterampilan berpikir siswa. Tujuan penelitian ini untuk menguji apakah paradigma belajar berbasis masalah untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis serta motivasi murid. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimental. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI AK di SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang. Data dikumpulkan melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji independen, kemudian dianalisis menggunakan SPSS 27. Dari hasil uji hipotesis independen, nilai signifikansi (2-Tailed) yang diperoleh adalah 0,330, yang menunjukkan bahwa P lebih tinggi dari 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penelitian berbasis masalah menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dan kemampuan berpikir siswa kelas XI AK di SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang.
Copyrights © 2025