Suatu perusahaan tentunya ingin mempunyai pertumbuhan perkembangan yang baik dalam menjalankan usahanya. Semakin berkembangnya pertumbuhan perusahaan tentu membutuhkan pengendalian internal yang baik. Harapan dan tujuan suatu perusahaan dapat terwujud apabila pengendalian internalnya dilaksanakan dengan baik dan benar. Salah satu faktor penting untuk mencapai tujuan perusahaan adalah peran pegawai yaitu dengan melakukan pengungkapan adanya pelanggaran. Penelitian kuantitatif dengan uji hipotesis ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian reward, kolektivisme dan komitmen organisasi terhadap niat melakukan whistleblowing. Data yang digunakan adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner kepada pegawai TVRI Jawa Timur di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolektivisme dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap niat melakukan whistleblowing. Sedangkan pemberian reward tidak berpengaruh terhadap niat melakukan whistleblowing.
Copyrights © 2024